FAQ : Kak, Gimana Sih Caranya Lolos SNMPTN?

Tak hentinya-hentinya berbagi, tak lelah-lelahnya menulis, dan semua pertanyaan yang hampir sama selalu tertuju ke blog ini setiap tahunnya. Alhamdulillah kalau memang bisa bermanfaat, semoga bisa membantu. Nih, buat adik-adikku yang masih bingung masalah SNMPTN. Saya punnya trik buat bisa lulus SNMPTN.


Kakak dulu lulus SNMPTN? Nggak dik, kakak dulu nggak daftar SNMPTN. Tapi banyak banget temen kakak yang lolos SNMPTN dan mereka berbaik hati mau berbagi pengalamannya ke kakak. Jadi ketimbang pengalaman tersebut hanya mengendap di otak, maka supaya bermanfaat maka kakak tulis disini.

Namun kakak berpesan, sebelum membaca lebih lanjut tulisan ini jangan pernah sekalipun berharap besar ke SNMPTN. Jangan berharap terlalu tinggi dan menggantungkan harapan kepada seleksi ini. Karena SNMPTN bukanlah satu-satunya jalur masuk kuliah untuk ke perguruan tinggi negeri yang kalian inginkan.

Masih ada jalur seleksi lain yang bisa kalian coba, kalaupun bukan di SNMPTN atau belum bisa di kampus negeri bisa coba di kampus swasta. Jangan gengsi kuliah di kampus swasta. Mentang-mentang swasta jadi nggak mau masuk, padahal tokoh-tokoh hebat inspirasional yang dulunya kuliah di kampus swasta.

Jika belum ada kesempatan di kampus negeri, masih banyak kok kampus yang masih membuka pendaftaran. Kampus yang masih buka pendaftaran biasanya sampai mendekati akhir tahun seperti di bulan September, Oktober, dan November, namun jarang sekali atau bahkan tidak ada kampus yang masih buka pendaftaran di bulan Desember.

Kembali ke topik utama kita pada pembahasan kali ini yah, berikut adalah tips supaya kalian bisa lolos SNMPTN, tentunya tanpa ribet karena based on true story dari para teman kakak. Bisa kalian baca dibawah ini, baca sambil dipraktikkan, tidak ada yang tau jalan kita di SNMPTN atau di jalur seleksi lainnya, tapi tak ada salahnya mencoba dan berusaha kan.

Cara Sederhana Lolos SNMPTN


Konsistensi nilai raport

Pastikan raport nilai raport kalian konsisten atau minimal tetap. Jadi, nilai dari tiap semester kalau bisa harus naik. Sebenarnya penilaian masalah ini hanya pertimbangannya sedikit, jadi gak udah khawatir kalau nilainya ada yang turun. Karena ada kasus setelah saya analisis nilai raport teman saya, nilainya itu ada yang turun. Asalkan nilainya gak turun banget ya. Misalnya pelajaran geografi di semester 3 dapat 87, lalu di semester 4 dapat 79. Jangan sampai seperti itu. Kalau dapat angka 8 setidaknya tetap dipertahankan 8 terus.

Nilai yang dilihat

Nilai yang diseleksi dalam SNMPTN itu nilai yang ada di UN dan nilai per mata pelajaran yang kamu ambil di prodi tersebut. Jadi, misalnya Kamu ambil prodi Teknik Informatika di salah satu perguruan tinggi negeri, maka nilai yang diseleksi adalah seperti pelajaran TIK, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Intinya adalah nilai yang dilihat adalah nilai Kamu yang ada hubungan prodi yang Kamu ambil. Sampai sini sudah kan? Kita lanjut ke poin berikutnya dibawah.

Alumni kakak kelas

Alumni kakak kelas juga menjadi hal yang penting. Jadi sebelum memilih PTN mana yang akan dituju, sebaiknya lihat rekam jejak kakak kelasmu yang sudah masuk di PTN. Caritahu ihat berapa jumlah kakak kelas yang kuliah di kampus yang menjadi tujuanmu. Tapi ingat, hanya yang diterima lewat SNMPTN saja, bukan termasuk jalur SBMPTN dan Ujian Mandiri. Biasanya sih kamu bisa lihat data itu di BK. Jika banyak kakak kelas mu kuliah di PTN tersebut, peluangmu untuk masuk kesana juga semakin besar.

Cek nilai raport

Bandingkan nilai raport kakak kelasmu yang diterima di SNMPTN yang menyangkut prodi yang dipilih kakak kelasmu dengan nilai raportmu.
Misalnya kamu ingin ambil prodi biologi di UNAIR, maka kamu harus mencari kakak kelas mu yang kuliah di UNAIR ambil prodi biologi yang diterima lewat jalur SNMPTN dan menganalisis nilai raport atau membandingkannya. Jika nilai raportmu nilai tinggi daripada kakak kelasmu, maka peluangnya juga makin besar. Tapi sekali lagi ini bukan jaminan, karena Kamu tidak tahu berapa nilai pesaingmu. Bisa jadi lebih rendah atau sebaliknya.

Tentukan jurusan

Tempatkan  prodi di pilihan pertama yang sesuai minat dan bakatmu. Pada poin ini menjadi faktor kunci yang utama. Karena masalahnya ada PTN yang tidak mau dinomor duakan atau dengan kata lain menjadi pilihan nomor dua. Jadi pertimbangkan baik-baik sebelum memilih jurusan. Jangan asal-asalan Kamu letakkkan disini dan disana. Karena setiap PTN itu mencari peserta yang optimis dengan pilihan, walaupun saya sendiri gak tau sistem penilaian SNMPTN seperti apa, tapi faktor pemilihan prodi prioritas di pilihan pertama banyak lulusnya.

Poin-poin diatas kakak rangkum dari semua pengalaman teman-teman kakak. Ada yang lolos SNMPTN di Undip, UGM, UI, ITS, Unpad, Unair, UNS, Unnes, UB dan kampus-kampus besar yang lain. Cerita mereka sederhana sekali, namun intinya bagaimana perjuangan yang mereka lakukan dari awal hingga bisa diterima.

Bagi yang ingin seperti teman-teman kakak, ada baiknya kalian mulai dari sekarang tumbuhkan mindset positif dalam pikiran kalian. Jangan tunggu nanti-nanti, karena kalau belum apa-apa saja sudah mikir nggak lolos terus nanti mau gimana, kalau nggak lolos beneran kan jadi sedih sendiri. Jadi jangan mikir gagal dan kalau sebelum menjalani pertempuran.

Dan terakhir yaitu, tak ada cara pasti untuk bisa lolos SNMPTN, asal segala sesuatunya kalian lakukan dengan maksimal dan baik maka bisa saja kemungkinan lolos akan terbuka lebar, dan mungkin sebaliknya. Namun selagi belum ada pemeringkatan maka peluang untuk SNMPTN kalian dan teman kalian akan sama. Berjuanglah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel