Cara Mengasah Kemampuan Visualisasi Diri Sendiri Melalui Observasi

Cara Mengasah Kemampuan Visualisasi Diri Sendiri Melalui Observasi - Pernahkah diantara kita membayangkan bagaimana menjadi seorang detektif. Menegangkan bukan? melawan para penjahat kelas kakap dengan cara tidak biasa. Kemampuan mereka tentunya membuat Anda bertanya-tanya. Dengan bukti yang minim, detektif mampu mengungkap teka-teki kasus kejahatan.

Apa mereka mendapat kemampuan secara instan? Tentu tidak. Butuh berbagai kombinasi disiplin ilmu dan latihan yang sangat panjang untuk menjadi seorang detektif. Walaupun bukan menjadi seorang detektif profesional namun minimal mampu menjadi detektif untuk diri sendiri dan mampu menyelediki masalah pada didi sendiri.

meningkatkan skill observasi pada visualisasi kejadian

Dalam artikel kali ini, saya akan memberi tips sederhana tentang bagaimana cara melatih kemampuan visualisasi melalui observasi. Detektif menggunakan kemampuan observasi/pengamatan untuk menginvestigasi kasus. Observasi juga berguna untuk profesi lain, loh. Penulis misalnya, tentu kelebihan ini harus dikuasai dengan baik. Penggambaran tokoh, watak dan latar menjadi hidup ketika penulis melatih kemampuan observasi. Ciri, warna, tekstur, aroma, mood serta hal lainnya adalah bagian dari observasi.

Tips Sederhana Melatih Kemampuan Visualisasi Melalui Tahap Observasi


Potret Pikiran


Anda pernah bertemu mantan? Udah, jangan diingat lagi kenangannya, nanti baper. Saya hanya mencoba menjadikan mantan sebagai objek untuk melatih kemampuan observasi kalian. Bekukan objek mantan di kepala kalian masing-masing. Pikirkan ciri yang paling menonjol dari sang Mantan. Rambutnya, hidung mancungnya, kaki jenjangnya, senyum manisnya.

Scan dari atas ke bawah. Tentukan dua karekteristik yang menjadi ciri khasnya yang tidak dimiliki orang lain. Latih kemampuan berpikir tersebut terus menerus. Pada satu titik, kalian akan lebih mudah menggambarkan karekteristik dari orang di sekitar/ orang yang baru kalian kenal. Bekukan objek dan scan keseluruhan menggunakan kemampuan visual.

Mendeskripsikan


Ingatan fotografis sangat berguna untuk mendeskripsikan keadaan di sekitar. Mulailah dari hal yang paling sederhana. Misalnya, kalian memasuki restoran. Rekam objek-objek di sekitar sebanyak mungkin melalui pikiran. Catat hal-hal apa saja yang kalian ingat. Apapun itu catat sedetail dan kalau bisa selengkap mungkin.

Warna mejanya, jumlah kursinya, wajah pelayannya, bau masakannya, tekstur masakannya, rasa masakannya, mood pelanggan di sekitar kalian, kejadian yang berlangsung dan masih banyak lagi. Lakukan semampunya, jangan dipaksakan. Setelah selesai mencatat, pergilah ke restoran sebelumnya untuk mencocokkan tingkat ketepatan pengamatan. Jika dirasa masih kurang, ulangi hal tersebut untuk melatih kemampuan observasi.

Melukis


Rasanya kurang jika hanya mampu, menjelaskan dan menggambarkan kejadian tanpa memvisualisasikannya. Ambil kelas menggambar dan tuangkan objek yang divisualisasikan di atas kanvas, dengan goresan warna. Kegiatan menggambar akan menyempurnakan kemampuan kalian.
Hal ini akan kian melatih kemampuan yang ada di dalam diri kalian, padalnya dengan melukis maka kalian akan mampu mengaktualisasikan langsung langkah di tahap sebelumnya.

Bermain Puzzle


Benda yang satu ini, tidak perlu diragukan lagi manfaatnya dalam melatih tingkat ketelitian, strategi, kepekaan dan kesabaran. Mulailah menyelesaikan puzzle untuk menyusun detail-detail kecil. Bermain puzzle melatih sudut pandang dari berbagai sisi. Hingga kita menyadari pola keindahan dari susunan detail-detail kecil yang disusun. Menyusun detail-detail kecil akan melatih tingkat observasi hingga level medium.

Observasi dari Jarak Jauh


Kalian pernah melihat film spionase? Mereka sangat lihai mengamati dari jauh. Mulailah berlatih mengamati objek apapun dari kejauhan. Jika kalian risih harus mengamati sesuatu, agar tampak tidak terkesan memata-matai, pakai topi atau jaket atau hal-hal yang membuat kalian berbaur dan menyatu dengan lingkungan sekitar. Pesan kopi, baca koran dan main Hp sebagai pelengkap observasi. Buat catatan kecil sebagai hasil dari observasi.

Demikianlah sedikit ulasan mengenai cara mengasah kemampuan visualisasi diri sendiri melalui observasi. Semoga informasi yang saya bagikan mengenai mengasah kemampuan visualisasi bisa menginspirasi Anda semuanya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel