Cara Membersihkan Botol Minum Yang Berlumut dan Berjamur

Cara Membersihkan Botol Tupperware/My Bottle Yang Berlumut dan Berjamur Dengan Beras - Oryza Sativa atau lebih familiar dikenal dengan beras adalah salah satu bahan makanan pokok orang Indonesia. Beras yang setelah diolah akan jadi nasi, nasi inilah makanan pokok orang Indonesia. Yang katanya kalau belum konsumsi nasi bilangnya belum makan, walaupun udah ngemil roti 10 bungkus.


Mungkin dari kita, bahkan saya, seringkali lupa mencuci botol hingga menimbulkan aroma yang kurang nyaman diindera oleh reseptor saraf olfaktori. Apalagi kalau botol sering dibawa dan diisi dengan minuman yang beraneka macam seperti infused water pasti baunya membekas.

Botol air minum reusable atau yang sering kita kenal dengan thumbler baiknya memang harus rutin dibersihkan agar tidak ada kuman dan bakteri yang bersarang di dalam botol. Dan yang lebih parah lagi bisa menimbulkan virus penyakit yang tidak diinginkan.

Banyak sekali botol yang ada di pasaran, salah satunya adalah tupperware dan my bottle. Keduanya sudah tak asing lagi di telinga kita saat ini karena banyak digunakan oleh para siswa maupun karyawan untuk dibawa ke lokasi kerjanya.

Tak hanya botol air minum reusable atau thumbler yang wajib untuk sering dibersihkan ya, namun sedotan yang bisa dipakai ulang (bukan sedotan plastik) juga wajib sering dibersihkan. Karena keduanya bisa dikatakan saling berkaitan. Dimana ada thumbler cocoknya ada sedotan stainless.

Namun dalam pembahasan kali ini kita akan mengulik tentang bagaimana cara membersihkan dan mensterilkan botol tupperware/my bottle yang kotor agar jadi bersih lagi. Tentunya dengan cara yang mudah dilakukan tanpa menggunakan sikat ataupun bahan kimia karena bahannya ada di sekitar kita.

Nah saya dapat tips ini dari teman saya ketika saya sedang ada di kamar asrama. Dikarenakan saya sibuk sekali mencuci dan menyetrika baju sebanyak 60 potong setiap minggu, hingga saya lupa bahwa ada yang jauh lebih penting diurusi, yakni botol air minum.

Ok, buat caranya, langsung saja ya. Check these out.

1. Pertama, silakan siapkan beras yang bersih lalu ambil sekitar 10 gram beras (relative), masukkan dalam botol. Tergantung ukuran botol juga sih, tapi yang pasti jangan sampai melebihi ¼ dari total kapasitas botol. Jika kebanyakan bukannya botol menjadi bersih malah yang ada hanya membuang-buang beras.

2. Tuangkan sedikit air 1/12 bagian dari botol. Untuk botol yang saya gunakan sendiri adalah yang berkapasitas sekitar 600 mililiter. Gunakan air secukupnya saja tak perlu banyak-banyak, lebih baik hemat ya. Lalu setelah air dimasukkan tunggu dan diamkan sebentar sekitar kisaran waktu antara 1-2 menit.

3. Shake (kocokk) botol yang berisi larutan heterogen (beras dan air) sekuat dan selama mungkin. Beras yang ada di dalam botol memungkinkan untuk menjangkau daerah yang sukar dijangkau dan sukar dibersihkan. Dengan bentuknya yang kecil tentu bisa masuk ke sela-sela lekukan botol. Dan air berfungsi membilas dan melarutkan agar kotoran tak menempel pada dinding botol.

4. Teruskan shaking sampai air beras berwarna kecoklatan, kehijauan, kekuningan, dsb. Itu tandanya bakteri atau dalam keadaan lebih parah fungi (jamur) yang ada di dalam botol sudah sekitar 91% larut dalam air. Bayangkan kalau botol sudah lama sekali tak pernah dibersihkan berapa banyak jamur dan bakteri yang bersarang di dalam botol.

5. Buang air bekas beras tersebut. Lalu setelah itu bersihkan botol dengan air murni (dianjurkan jangan menggunakan air hangat). Karena temperatur yang cukup hangat atau panas pada air dikhawatirkan justru akan dapat menyebabkan bahan di bagian dalam botol mengelupas (tanpa disadari) dan mampu menyebabkan tumbuhnya sel karsinogenik.

6. Setelah benar-benar bersih, barulah cuci botol seperti biasa, menggunakan sabun yang sesuai, diutamakan menggunakan sikat khusus pencuci botol jika ada. Banyak yang menjual sikat pencuci botol di marketplace jika ingin beli, jika tidak tak apa-apa. Jika tak ada sikat cuci dengan air dan sabun saja lalu bilas seperti biasa. Bilas sampai wangi sabun benar-benar hilang (kalau saya minimal 4 kali).

7. Keringkan botol dengan cara dibalik (mulut botol menghadap ke bawah) setelah itu, di lap menggunakan tisue. Tisue apa? Terserah bisa tisue apapun asalkan masih baru dan bersih. Atau bisa diamkan sampai botol kering dengan sendirinya tanpa perlu menggunakan tisue.

8. Selesai, botol siap untuk digunakan kembali dan selamat mencoba. Setelah bersih botol bebas digunakan menampung minuman apapun sesuka hati, namun kalau baiknya sih minuman infused water karena selain enak dan murah yaitu dibuat sendiri di kost (rumah). Mungkin banyak yang sudah tahu hehe. Ini saya buat pengingat diri sendiri saja. Sekaligus berterima kasih pada teman saya.

Note : Tips membersihkan botol dengan beras ini hanya dianjurkan untuk membersikan botol tupperware/my bottle yang tingkat kehigienitasannya sedang, jangan yang kualitasnya sudah buruk sekali. Untuk kekeruhan atau fungi (jamur) tingkat parah, diharap menabung untuk beli botol/thumbler lagi yang baru di toko-toko terdekat di sekitar.

Semoga bermanfaat...!!!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel