Tahapan seleksi CPNS Kemenkeu Dari Awal-Akhir (Lengkap)

Tahapan seleksi CPNS Kemenkeu Dari Awal-Akhir (Lengkap) - kampusajaib.blogspot.com | Di Indonesia salah satu pekerjaan yang paling diminati banyak orang adalah menjadi abdi negara. Alasannya karena nanti hidup di hari tua akan mendapat tunjangan. Selain itu juga mereka beranggapan bahwa profesi ini dipandang terhormat apabila bisa memilikinya.

Walaupun begitu untuk menjadi abdi negara dibutuhkan usaha yang keras. Pasalnya kita wajib menjalani masa seleksi dengan jumlah pesaing yang mencapai ribuan. Selain itu juga ada syarat yang mewajibkan pendaftar berasal hanya dari lulusan tertentu. Misalnya di Kemenkeu yang boleh mendaftar hanya jurusan akuntansi dan hukum.

Langsung saja ke intinya, pembahasan tentang seleksi CPNS 2018 dengan case KEMENTERIAN KEUANGAN. Mengapa Kemenkeu? Karena Kemenkeu adalah Kementerian/Lembaga terbaik di Indonesia. Berikut pembahasan dari Kampusajaib selengkapnya untuk Anda.

Seleksi CPNS ini biasanya ada 2 bagian kawan, ada TKD (Tes Kemampuan Dasar) yang ini pasti dan akan selalu ada, dan TKB (Tes kemampuan Bidang), TKB ini akan menyesuaikan dengan Instansi yang kita lamar. Dulu TKB kementerian Keuangan terdiri dari Psikotes, Tes Kesehatan dan Kebugaran, Wawancara. Dan inilah kira-kira ini yang bisa kawan-kawan lakukan, lebih tepatnya TIPS bagaimana menhadapi tahap-tahap tes dan seleksi CPNS agar bisa lolos.

1. Berdoa


Tidak usah dijelaskan lagi mengapa Berdoa ya, bagi yang mempercayainya Doa itu adalah segalanya, terutama orang tua. Doa merupakan sarana penghubung untuk meminta kepada Tuhan tentang apa harapan, cita-cita dan keinginan kita. Berdoalah memohon agar diberi kelancaran dalam tes nanti, dan semoga lolos.

2. Siapkan berkas dengan lengkap

Tahap pertama yang wajib di lakukan adalah menyiapkan berkas pendaftaran online dengan lengkap, dengan cara membaca setiap butir-butir persyaratan dengan teliti. Tahap ini tidak sulit kawan, jika kita yakin berkas kita lengkap, pasti kita kan LULUS tahapan ini.

Sekarang pendaftaran dilakukan di http://sscn.bkn.go.id

3. Pemberkasan


Pada tahapan ini kita akan dipanggil sesuai dengan jadwal yang telah diumumkan oleh instansi yang kita lamar kapan jadwal pemberkasan. Di pemberkasan ini kita harus mempersiapkan sebaik mungkin berkasnya agar kita bisa lolos seleksi pada tahap ini.

Tentunya pemberkasan ini hanya dilakukan buat yang lulus pendaftaran online saja. Buat yang tidak lulus pendaftaran online tidak bisa melakukannya. Lalu langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menyiapkan berkas yang diminta pada pengumuman. Kita harus membaca secara teliti dan detail apa saja berkas yang diminta dan syarat-syarat tambahan lainnya. Intinya semakin lengkap berkas maka akan semakin baik pula dan membuat peluang lolos pada tahap ini akan semakin besar pula.

Tips : Biasanya kita akan diminta membawa yang asli. Jadi kita wajib menyiapkan berkas yang asli dari rumah untuk jaga-jaga. Berkas salinan yang telah di fotocopy juga wajib dibawa jika nanti dibituhkan. Namun biasanya lebih sering diminta yang asli saja.

4. TKD (Tes Kemampuan Dasar)

Sekarang namanya adalah Seleksi Kemampuan Dasar (SKD). Sebenarnya sama aja. Intinya ini adalah Test menggunakan CAT dari BKN. Yang harus lakukan adalah mempersiapkan TKD ini dari semenjak kalian menyatakan siap mendaftar di Kemenkeu.

Pastikan sejak awal telah mempersiapkan bekal belajar yang cukup. Karena ini adalah tahapan seleksi CPNS yang seringkali membuat ggaal. Alasannya sebenarnya sepele, malas belajar pelajaran anak sekolah dulu.

Memang kebanyakan orang bilang begitu. Mereka bilang untuk apasih belajar materi saat sekolah dulu, kan sudah pernah dipelajari, pasti sudah bisa.

Namun ternyata persepsi tersebut salah besar. Bukan lulus malah gagal lulus yang didapat. Ingat, jangan menyepelekan materi pada tes ini. Memang kelihatannya saja gampang karena sudah dipelajari, tapi bisa saja ini menjadi bumerang yang siap menghancurkan kita sendiri.

Belajarlah sekurang-kurangnya 1 bulan untuk belajar TKD. TKD atau SKD ini nantinya akan terdiri dari Tes Intelejensi Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Masing-masing tes ada Nilai Matinya ya kawan. Banyak yang ambil IPA sewaktu di SMA merasa kesulitan di materi TWK, namun bukan hanya anak IPA, mayoritas juga merasakan hal yang sama.

TIPS MENGERJAKAN TWK : Baiklah, tips bagi kalian yang hendak melaksanakan seleksi CPNS tahap TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) yang paling utama yang harus dilakukan adalah harus rajin baca buku dan materi kebangsaan. Memang mau tidak mau kalian dipaksa harus belajar kembali tentang materi pada masa sekolah.

Materi yang diujikan seputaran (Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, Tata Negara, Pusat dan pemerintahan Daerah, Sejarah Perjuangan Bangsa (ini yang lumayan susah karena harus mengenang masa sekolah dengan membuka lagi materi BPUPKI, PPKI, Panitia 9) dan soal-soal ajaib lainnya yang pastinya menguras pikiran kembali.

TIPS MENGERJAKAN TIU : Baiklah, tips bagi kalian yang hendak melaksanakan seleksi CPNS tahap TIU (Tes Intelejensi Umum) yaitu rajin berlatih. Mungkin akan relatif lebih mudah karena kemampuan eksak sisa-sisa kalian di SMA dulu. Tak bisa di elakkan lagi karena semua soal yang keluar pada tes TIU adalah materi yang sudah pernah kita pejarai. Jadi kita tidak terlalu merasakan kesulitan yang cukup berarti. Tapi ingat kunci utamanya harus giat berlatih kembali mengerjakan soal.

Kenapa harus giat berlatih mengerjakan soal? Karena bagi yang telah lama lulus sekolah atau kuliah mungkin otak tidak terlalu mendapat beban untuk memecahkan masalah, dalam hal ini adalah soal-soal. Namun bagi yang tetap berlatih dan mempersiapkan segalanya dengan latihan dari dulu itu sudah sangat bagus. Jadi dengan kita sering latihan mengerjakan soal maka otak kita akan terasah dan refleksnya pun akan semakin baik jika mengerjakan soal.

TIPS MENGERJAKAN TKP : Baiklah, tips bagi kalian yang hendak melaksanakan seleksi CPNS tahap TKP (Tes Karakteristik Pribadi) yaitu dengan membuat daftar singkat mengenai perjalanan hidup kita hingga sekarang. Tidak perlu lengkap mendetail, hanya poin-poin utamanya saja.

Tujuannya apa? Fungsinya adalah untuk melihat seperti apa diri kita. Apa saja yang telah kita capai. Dengan melihat hal tersebut maka diharap kita dapat memahami siapa diri kita sesungguhnya. Karena banyak yang belum mengenal dirinya sendiri ketika ditanya perihal pertanyaan seputar psikis dan kepribadian.

Intinya bagian tes yang ini mah gampang guys, kamu tinggal jawab saja jawaban yang paling ideal dari 5 pilihan.

TWK dan TIU terdiri dari 30 soal dan TKP 40 soal, semua harus dikerjakan dalam waktu 90 menit. Saya beli buku TKD yang disertai dengan CD latihan TKD nya biar terbiasa, alhasil lancar. Jika tidak salah Passing Grade untuk TWK dan TIU adalah 75 (setiap 1 soal benar nilainya 5) dan nilai TKP minimal adalah 126. Sehingga nilai minimal yang harus kita dapatkan adalah 276.

Tapi jangan sampai kamu mau dapat yang minimal karena kita saingannya banyak jadi ya harus besar-besaran nilai disini. Sebagai gambaran dulu formasi yang kamu lamar untuk Kualifikasi Pendidikan S1 teknologi Pendidikan/manajemen Pendidikan/administrasi Pendidikan memiliki saingan 910 dengan memperebutkan 32 kursi, artinya 1:30.

Pada tahapan TKD ini jika formasi yang dibutuhkan adalah diatas 10, maka yang akan diambil dari tahapan TKD ini adalah jumlah formasi x 3. Dan jika dibawah 10 yang diambil adalah dikali 5. Artinya pada tahapan TKD ini untuk formasi yang saya lamar yang lolos TKD adalah 32x3 = 96 nilai tertinggi saja, padahal yang lolos sesuai passing grade mah buanyak, tapi ya itu kembali kepada keterntuan yang berlaku ya.

Oh iya guys, TKD ini sistemnya transparan sekali, karena setelah selesai kita akan mengetahui nilai kita TWK, TIU, TKP nya berapa-berapa dan totalnya berapa. Jika di kemenkeu setelah selesai ujian TKD tunggu 10-15 menit hasilnya akan dipajang sesuai ranking per kelas yang mengikuti ujian di papan pengumuman yang sudah disediakan di luar kelas.

Nah, setelah melakukan serangkaian tes dari awal sampai akhir, pengumuman nilai TKD pun tiba. Di sini kamu bisa melihat ranking nilai dari tiap peserta tes lho. Kamu juga akan tahu berada di peringkat berapa.

5. Psikotes

Tes ini adalah yang paling harus kita siapkan dengan sungguh-sungguh dengan jiwa yang sehat. Mengapa? Karena tes ini kita akan diuji kesabaran dalam mengerjakan soal dari jam 08.00 s.d. 15.00. Tes ini kita telat saja akan mempengaruhi psikologis kita, dan yang harus di lakukan jika berasal dari luar kota adalah mencari penginapan di sekitaran sana agar hati dan pikiran tenang.

Yang kamu harus lakukan adalah belajar tentunya apa saja yang akan diujikan soal psikotes ini. Belajar bisa dari mana saja, termasuk juga dari internet, misalnya forum kaskus. Dan inilah yang saya dapat tes nya :


Tes Matematika dasar

Pada tes ini yang akan di jumpai adalah sekumpulan soal semacam soal TPA, yaitu operasi hitung matematika sederhana yang kerap kali digunakan dalam seleksi masuk perguruan tinggi.

Tipsnya adalah lagi-lagi harus rajin berlatih mengasah insting dalam mengerjakan soal. Sebenarnya soal TPA tidak sulit, kuncinya hanya paham konsep dasar matematika.

Tes PAULI


Pauli atau tes koran adalah tes psikotes yang terdiri dari susunan angka dengan bentuk lajur-lajur. Caranya adalah menjumlahkan dua angka yang berdekatan dengan waktu tertentu pada setiap kolom, lalu menuliskan jawaban tepat di sebelahnya.

Apa tujuan dari tes pauli? Tujuan tes pauli ini adalah untuk menilai sikap terhadap ketahanan, tekanan, ketelitian, konsistensi dan kecepatan waktu dalam mengerjakan sebuah pekerjaan. Semakin cepat mengerjakan dan semakin cepat selesai tanpa ada kesalahan akan menandakan kita adalah seorang pribadi yang telaten, cekatan, ulet, dan teliti.

Semakin banyak kesalahan yang anda buat, menunjukkan anda orang yang tidak teliti, tidak cermat, tidak hati-hati dan kurang memiliki daya tahan yang cukup terhadap stres atau tekanan pekerjaan. Dalam tes ini sebenarnya kita hanya dituntut melakukan perhitungan sederhana pada angka, yaitu penjumlahan. Lalu setelah itu menuliskan hasil pada samping angka tersebut. Namun sayangnya yang menjadi beban adalah banyaknya angka yang ada pada selembar kertas yang menyerupai koran. Oleh sebab itulah tes ini sering disebut juga tes koran.

Tes pauli menuntut seseorang untuk memiliki konsentrasi, ketelitian, stabilitas emosi serta daya tahan yang stabil.

Cara mengerjakan tes pauli adalah sebagai berikut :

Saat akan mengerjakan dengarlah baik-baik arahan dari pengawas ujian, jangan berbicara pada saat pengawas memberikan penjelasan karena biasanya jika baru pertama kali melakukan akan sedikit kebingungan nanti. Maka dari itu harus mendengarkan petunjuk cara mengerjakan yang benar.

Pada ilustrasi gambar diatas yaitu angka yang berwarna merah merupakan jawaban penjumlahan dari dua bilangan yang berdekatan yang di atas dan di bawahnya dan hanya ditulis digit terakhirnya saja. misalnya dari contoh di atas ; 8 + 5 = 13 ,maka cukup ditulis angka 3 dan seterusnya seperti itu.

Peraturan dalam tes pauli adalah sebagai berikut :

  • Penjumlahan dua angka berdekatan terus menerus dari atas ke bawah.

    Jangan berhenti dan memulai mengerjakan jika belum ada aba-aba dari pengawas. Karena sering kejadian banyak yang curi start mengerjakan dan akhirnya di diskualifikasi.
  • Yang ditulis hanya angka satuan.
    Seperti pada contoh di atas ; 8 + 5 = 13 ,maka cukup ditulis angka 3
  • Pada waktu-waktu tertentu dibubuhkan tanda coret di bawah hasil penjumlahan.

    Hal ini hanya boleh dilakukan jika mendapat instruksi dari pengawas. Jika sudah mendapat intruksi maka segera lakukan dan lanjut mengerjakan kembali.
  • Jika saat mengerjakan melakukan kesalahan maka dibetulkan dengan cara mencoret angka/hasil yang salah, lalu menulis angka yang benar di samping angka yang salah.

Cara agar bisa lulus tes pauli ini adalah sebagai berikut :

  • Kunci tes ini adalah dengan memperbanyak latihan.

    Anda tidak akan bisa mengerjakan dengan lancar jika hanya baru sekali saja mencoba. Seperti kata pepatah "bisa karena terbiasa".
  • Jaga konsistensi.

    Konsistensi atau saya menyebutnya dengan ritme. Mengapa ritme dalam mengerjakan itu penting? Jawabannya karena itu juga akan dinilai. Saat telah selesai, lembar koran akan dikumpulkan dan dinilai grafik dalam mengerjakan. Maksudnya adalah melihat garis yang telah kita buat sewaktu mendapatkan intruksi "garis" dari pengawas.
  • Konsentrasi pada lembar jawaban anda sendiri.

    Seperti pada ujian nasional pada saat sekolah dulu, pada tes pauli kita juga tidak boleh melihat ke samping kanan dan kiri.
  • Cermat dan teliti.

    Bisa jadi Anda gugup karena baru pertama mengikuti tes pauli ini sehingga membuat banyak kesalahan. Sebisa mungkin tetaplah tenang dan konsentrasi karena setiap kali jawaban yang kita tulis salah dan diberi coretan akan mempengaruhi penilaian dari pengawas.

Tes menggambar orang


Ketika Anda melakukan tes menggambar orang atau manusia, ini dapat memberikan signal sejauh mana rasa , rasa percaya diri, tanggung jawab dan ketertarikan Anda dalam suatu pekerjaan.

Dalam tes menggambar orang ini yang akan dinilai adalah seberapa detailnya gambar yang Anda buat. Selain itu dalam tes ini, hal yang turut menjadi poin utama penilaian terlihat juga dari goresan-goresan yang telah di buat. Di mana goresan tersebut dapat mencerminkan karakteristik dan kepribadian seseorang yang akan membuat peluang lulus semakin lebar.

Tips Menggambar Orang dalam Psikotes

Perlu diperhatikan ketika Anda menjalani tes ini, ada beberapa tips untuk menggambar orang dengan benar dalam psikotes baik ketika tes seleksi masuk perusahaan maupun tes seleksi CPNS yang bisa Anda lakukan dan pelajari di rumah. Supaya bisa lulus tes ini, hal yang bisa Anda lakukan yaitu :

1. Gambar Sesuai Jenis Profesi Objek

Dalam hal ini ada baiknya Anda mencantumkan profesi dari objek tersebut dengan cara menuliskannya pada lembar kertas bagian atas atau bawah. Bisa ditunjukkan dengan menggambar kelengkapan pakaian sampai dengan aksesoris yang dikenakan. Hal lain yang tak kalah penting juga pemberian ekspresi pada wajah apakah sedang sedih atau tersenyum bahagia. Yang dinilai dari bagian ini adalah memberi gambaran apakah Anda memiliki rasa optimis dalam menjalankan berbagai tugas pekerjaan atau tidak.

2. Gambar Objek dengan Lengkap

Nilai yang dilihat bukanlah seberapa bagusnya gambar Anda, melainkan seberapa detailnya Anda dalam menggambar suatu objek, maka dari itu gambarlah bentuk objek secara utuh dan lengkap.
Perhatikan juga bagian seperti mata, hidung, telinga, tangan, dan kaki. Sebab jika Anda menggambar secara detail maka penilai akan memiliki persepsi bahwa Anda adalah calon pekerja yang melakukan pekerjaan secara detail pula.

3. Gambar Objek Sesuai dengan Jenis Kelamin

Cara yang benar untuk dilakukan ketika ingin lolos tes psikotes mrnggambar orang adalah menggambar sesuai jenis kelamin. Jika yang ingin di gambar berjenis kelamin laki-laki, maka gambarlah objek laki-laki dan jika yang ingin di gambar berjenis kelamin perempuan gambarlah objek tersebut juga perempuan. Saat mulai menggambar, usahakan gambar tersebut tepat berada di tengah kertas agar simetris.
Jangan menggambar terlalu pojok atau pinggir, karena hal ini akan menandakan bahwa Anda adalah orang yang tidak sepenuh hati dalam melakukan pekerjaan.

4. Sesuaikan Gaya Posisi Objek Gambar

Anda bebas menggambar segala bentuk aktivitas yang sedang dilakukan objek. Selain itu gambar juga harus bisa mencerminkan apa profesi yang dimilikki dari objek. Hal ini akan ditanyakan oleh pewawancara nanti.

5. Perhatikan Garis Objek Gambar

Hal yang harus diperhatikan adalah jangan memberikan penekanan berlebihan pada wajah sebab hal ini akan menunjukkan bahwa Anda orang yang tidak percaya diri.
Selain itu juga harus perhatikan ukuran gambar. Jika Anda menggambarkan objek yang terlalu besar, maka akan terlihat sebagai orang yang dominan. Lalu jangan lupa gambarlah jari tangan secara detail.


Tes gambar pohon


Persiapkanlah secara matang dari rumah gambar apakah yang ingin digunakan untuk tes. Dalam sesi Psikotes Menggambar Pohon sebaiknya Anda :

1. Menggambar tidak harus bagus, melainkan gambarkan semua bagian yang ada pada pohon tersebut. Mulai dari dahan, batang, ranting, daun, akar, serta buah. Karena dalam tes menggambar bukan bagus atau tidaknya gambar yang dibuat, tetapi sejauh mana persepsi akan gambar terhadap ekspektasi pribadi di masa yang akan datang.

2. Dalam hal ini anda Anda sebaiknya menggambar pohon seperti pohon jambu, durian, mangga dan sebagainya. Karena pohon tersebut memiliki bagian yang lengkap dari akar, batang, daun, serta buah. Namun tentunya hal ini terserah Anda.

3. Menggambar pohon usahakan jangan terlalu tebal atau tipis.
Jika terlalu tipis maka akan membuat Anda dinilai sebagai pribadi yang tidak sepenuh hati dalam melakukan pekerjaan, begitu pula jika gambar terlalu tebal maka Anda akan dinilai sebagai pribadi yang boros.

4. Sebaiknya menggambar dengan satu goresan saja. Jangan mengulangi goresan yang sudah ada untuk membuatnya tampak lebih tebal. Sebab jika hal ini Anda lakukan maka akan menunjukkan bahwa Anda orang yang tidak tegas dan ragu-ragu.

5. Posisi gambar pohon Anda harus berada di tengah-tengah kertas ujian, jangan di pinggir ataupun berada di pojok.

Ada beberapa poin yang bisa dipertimbangkan :

1. Ketika Anda menggambar akar, buatlah akar yang kuat. Akar yang kuat artinya Anda adalah tipe orang yang memiliki pegangan hidup dan pendirian.

2. Ketika Anda menggambar batang pohon, buatlah gambar yang besar. Gambar batang pohon yang cukup besar dan terkesan kuat ini akan menggambarkan jika Anda adalah seorang pribadi yang kuat.

3. Ketika menggambar batang pohon, gambar batang yang tinggi. Tinggi pohon yang menjulang artinya Anda adalah seorang pembelajar yang mempunyai cita-cita dan harapan yang kelak di masa mendatang akan tercapai.

2. Ketika sedang memggambar daun, gambarlah daun yang rindang. Daun-daun lebat dan rindang artinya Anda adalah tipe pribadi yang dapat menaungi orang-orang di sekeliling dan di bawah Anda.

5. Ketika menggambar buah, gambarlah buah yang banyak. Buah yang banyak menyimbolkan bahwa sesukses apapun Anda kelak tidak melupakan orang-orang di sekitar.

Tes bangun ruang (visualisasi)


Tes visualisasi sebenarnya ditujukan untuk menguji sejauh mana kemampuan kita memvisualisasikan sesuatu benda dan membuat pengertianya serta berpikir secara abstrak melalui benda atau simbol-simbol.

Dalam psikotes ini secara umum dikelompokan dalam beberapa model tes yang semuanya menggunakan simbol-simbol atau gambar.

6. Tes Wawancara

img : info.shine.com

Intinya supaya bisa lulus tes wawancara ini yaitu harus meyakinkan pewancara dan tentunya jangan grogi. Karena yang ditanya adalah kegagalan dan keberhasilan, bagaimana cara mengatasi kegagalan tersebut. Initnya yakinkan saja pewawancara memilih kita dan kita ceritakan apa adanya.

Jika tidak serius tes wawancara bisa saja jadi batu sandungan kamu, yang seharusnya tinggal selangkah lagi malah gagal karena tidak sungguh-sungguh.

Pada tahap ini tidak ada pengumuman lulus nya karena tes nya disatukan dengan TKK (Tes Kesehatan dan Kebugaran) pengumumannya.

7. Tes Kesehatan dan Kebugaran (TKK)

Lagi-lagi kita harus mencari penginapan untuk tes terakhir ini, tak lain tujuannya adalah supaya tidak telat sampai ke tempat tes.

Tes ini di Kemenkeu akan diuji kita lari selama 12 menit dan harus mencapai 2,4 KM. Yang harus dilakukan lakukan adalah mempersiapkan sejak jauh hari untuk tes ini. Bukan perkara mudah membentuk kebugaran tubuh jika jarang berolahraga, namun bagi yang rutin berolahraga itu bagus karena sudah terbantu.

Shuttle run

img : twitter.com/_TNIAU

Shuttle run adalah berlari dengan pola angka 8 antara dua titik berjarak 10m sebanyak 3 kali.

img : http://bimbelpolri.blogspot.com

Di shuttle run ini diberi waktu semenit dan harus membentuk angka 8 selama 3x dimana kita tidak boleh salah membentuk lingkarannya. Jika salah siap-siap saja tidak lulus.

Lihat videonya :



video : bimbel polri

8. Pengumuman

Doa yang kuat ya guys terus rajin Dhuha dan Sedekah, dan semoga bisa dinyatakan lulus,

Dan pada akhirnya yang terbaik tetaplah dari Allah SWT. Tugas kita hanya berikhtiar semaksimal mungkin, hasilnya kita serahkan kepada yang lebih tahu akan kita.
Semoga Adik-adik, Rekan, dan Teman-teman semua ada dalam kesuksesan. Tetap semangat dan salam bahagia.

Demikian Tahapan Seleksi CPNS Kemenkeu Dari Awal-Akhir Lengkap.

Semoga bermanfaat...!!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel