Semangat SBMPTN Buat Adik Adik Kelas 12

Buat adek-adek yang masih kelas 12 SMA atau sederajat semangat ya belajarnya, jangan dikasih kendor harus di gas terus. Perjuangan kalian belum dimulai kok karena perjuangan yang sesungguhnya itu saat seleksi masuk kuliah dan yang paling berat adalah saat kuliah itu sendiri.

Gambar : Merdeka.com

Persiapkan segala sesuatu terkait keinginan cita cita apa yang ingin diwujudkan nanti setelah kalian lulus, yang mau nikah ya jaga pasangannga jangan sampai direbut orang lain, yang mau kerja ya silahkan, nah bagi yang mau ngelanjutin kuliah nih yang perlu waspada kalian.

Sedikit nasehat ya bagi adek adek ngga usah takut untuk menghadapi diterima atau ngga nya kita di ptn keinginan kita nanti.

Dan jangan adek nanti sampai salah pilih jurusan.

Dan harus yakin bahwa jurusan yang kita pilih itu kita mampu menguasainya dan yakin jurusan itu pilihan kita.

Dan banyak banyaklah lah bertanya. Dan jangan pernah lupa salat karna hanya pada-Nya kita memohon untuk dikabuli do'a kita.

Dan setelah itu berusaha lah, karena tanpa usaha mustahil semua nya akan baik baik saja.

Dan setelah itu kita serahkan semuanya padaNya. Ya,karena Dia yang tahu mana yang terbaik buat kita.

Perlu kamu tahu bahwa SBMPTN itu adalah ujian seleksi, yang lulus adalah yang nilainya terbaik.

Beda dengan ujian saat masih di SMA yang bersifat evaluatif yang hanya menguji kamu harus melebihi KKM, apabila sudah melebihi KKM maka sudah dianggap lulus.

Di SBMPTN yang lulus hanya mereka yang nilainya terbaik diantara orang lain yang memilih jurusan yang sama di ptn yang sama.

Persaingannya sangat ketat,..

Perjuangan yang melelahkan, dibanding SNMPTN maka masih enak SNMPTN karena hanya pakai nilai raport saja.

Nah kalau di SBMPTN nanti adalah murni dari nilai tes kita sendiri yang akan menentukan kita bakal lolos apa tidak.

Tips mengerjakan soal SBMPTN yaitu kerjakan soal yang palinh mudah dulu, soal yang kamu anggap jawabannya memang benar.

Karena sistem penilaiannya dalam SBMPTN yaitu bila menjawab benar nilainya (+4) , bila menjawab salah nilainya (-1) , dan bila tidak menjawab maka nilainya (0).

Hati hati karena setiap soal yang kamu jawab salah akan menimbulkan pengurangan nilai yang sudah susah payah kamu kumpulkan.

Jangan sampai nilainya nanti jadi minus karena banyak soal yang kamu jawab salah daripada soal yang benar.

Maka kalau tidak yakin akan jawaban sebuah soal lebih baik di kosongi terlebih dahulu.

Bisa mengerjakan soal yang lain yang sekiranya lebih mudah.

Contohnya adalah soal TPA/Tes Potensi Akademik. Di TPA ini dek adalah lumbung nilai kamu lho. Kenapa gitu? Iya karena soal di TPA ini relatif lebih mudah dan bisa cepat dikerjakan.

Materi kedua yang bisa menjadi lumbung nilai adalah Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia tentu semua sudah paham karena dipakai sehari hari.

Dalam ujian nanti kamu jangan sampai tidak menjawab soal Bahasa Indonesia sama sekali. Karena sayang aja kalo bahasa yang kita pakai sehari hari masa tidak bisa.

Kalu tidak bisa yang minimal kerjakan setengahnya juga tidak apa apa. Tapi jangan sampai kosong nilainya.

Materi ketiga yang bisa jadi lumbung nilai adalah materi yang kamu sukai.

Iya dong. Bisa jadi materi yang kamu sukai adalah Matematika atau mungkin saja Fisika atau bisa juga Ekonomi.

Nah kamu harus maksimalkan apa yang kamu kuasai dalam materi untuk bisa menjawab soalnya. Kalau kamu menguasai matematika tentu akan menjadi nilai lebih buat kamu karena akan membuat peluang kamu lolos lebih besar.

Tips selanjutnya adalah efektivitas waktu dalam mengerjakan soal.

Perlu di ketahui bahwa waktu untuk mengerjakan TKPA adalah 105 menit dari 90 soal, TKD Saintek adalah 105 menit dari 60 soal, dan TKD Soshum adalah 90 menit dari 60 soal.

Jika dihitung rata kamu bisa mengerjakan soal soal TKPA adalah 70 detik untuk satu nomor soal. Namun kamu hanya perlu mengerjakan soal yang mudah dan bisa kamu kerjakan saja. Tidak perlu dikerjakan semua. Walaupun ada soal yang sulit tapi usahakan setiap mata pelajaran tidak dikosongi, seperti pelajaran matematika dasar atau bahasa inggris.

Untuk soal TKD Saintek jika dihitung rata setiap soal kamu harus bisa mengerjakan satu soal dalam waktu 105 detik. Namun itu tidak mungkin jika semua soal dikerjakan. Maka kerhakanlah yang kamu anggap mudah dan yakin jawabanmu benar.

Untuk TKD Soshum jika dihitung rata kamu harus bisa mengerjakan satu soal dalam waktu 90 detik dari keseluruhan 60 soal. Untuk materi soshum saya kira tidak terlalu sulit jika benar benan paham.

Maksimalkan setiap mata pelajaran terutama pelajaran ekonomi karena semakin banyak kamu menjawab mata pelajaran ekonomi dengan benar maka peluang lolos kamu juga besar.

Jangan berpatokan pada passing grade karena nanti sendiri kamu yang rugi. Karena penilaian nya tidak menitikberatkan pada passing grade melainkan skor nasional.

Pastikan kamu banyak menguasai mata pelajaran Matematika dasar, Bahasa inggris, matematika ipa, fisika, ekonomi dan sejarah karena dengan menguasai pelajaran tersebut akan mendongkrak nilai kamu.

Passing grade tinghi belum tentu kamu akan lolos, tapi peluangnya akan lebih besar buat lolos.

Namun banyak juga yang berpatokan pada passing grade di bimbel untuk masuk jurusan impiannya.

Mereka sudah menentukan berapa soal yang akan dijawab hingga hasilnya akan mencapai passing grade jurusan tujuan.

Tapi sayang banyak yang gagal... karena berpatokan passing grade dari bimbel.

Saya ikut bimbel? tidak.
Bimbel mahal bagi saya yang notabene anak seorang petani.

Teman saya yang ikut bimbel juga ada yang tidak lolos. Mungkin usahanya kurang. Hoki? Mungkin.

Buat adek adek semangat buat SBMPTN nya semoga lolos di jurusan yang kamu ingin. Dapat membanggakan orangtua.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel