Tips Lolos SNMPTN Untuk Anak SMK

Tips lolos snmptn untuk anak smk -Banyak yang berargumen kalau anak SMK itu tidak bisa kuliah. Mereka ditakdirkan hanya setelah lulus langsung kerja. Tapi fakta di kehidupan nyata tidak seperti itu. Saya pikir pendapat itu hanyalah bualan yang tidak ada buktinya.

Lain halnya dengan anak SMA, anak SMA kata mereka setelah lulus ya kuliah, tidak ada pilihan lagi. Karena mereka telah disiapkan dengan matang untuk menghadapi tes masuk kuliah.

Namun pendapat tersebut tidaklah sepenuhnya benar. Tidak semua anak SMK tidak bisa kuliah. Kita dan mereka punya kesempatan yang sama. Tidak ada yang di anaktirikan.

Tes masuk PTN sendiri terbagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama adalah SNMPTN, kedua SBMPTN dan yang terakhir adalah Ujian Mandiri.

SNMPTN adalah tes masuk kuliah dengan menggunakan nilai raport saat SMA sebagai alat penyeleksian dalam menentukan seorang siswa pantas lolos apa tidak. Berbeda dengan SNMPTN, SBMPTN dilakukan dengan menggunakan tes tertulis. Soal yang digunakan dari panitia SBMPTN sendiri. Baik SNMPTN maupun SBMPTN keduanya dilakukan serentak di seluruh Indonesia, termasuk juga sekolah Indonesia yang ada diluar negeri.

Kendati 2 jalur tersebut dilaksanakan secara serentak terkadang ada yang masih berhalangan hadir mengikuti tes tersebut. Maka solusinya adalah mengikuti Ujian Mandiri masuk PTN. Ujia mandiri berbeda dengan SNMPTN maupun SBMPTN, tes ini dilakukan mandiri di Universitas terkait yang ingin kamu daftari.

Pelaksanaan Ujian Mandiri pun tidak serentak, jadwal dan soal tes sepenuhnya di serahkan kepada pihak Universitas terkait.

Menyikapi argumen bahwa anak SMK peluang untuk kuliah itu kecil sebenarnya tidak sepenuhnya benar. Banyak kok anak SMK yang lolos SNMPTN, SBMPTN, maupun Ujian Mandiri masuk PTN.

Saya akan bercerita mengenai kisah anak SMK yang lolos SNMPTN ke Universitas Negeri Semarang (UNNES).



Kisah ini bermula saat ada festival Blora Education Fair pada beberapa tahun lalu. Ada stand Unnes lalu saya berhenti melihat lihat ada apa saja disini.

Kebetulan ada kakak kelas dulu sewaktu di sekolah, namanya Mas Danang. Setelah dia bercerita sebentar saya kaget ternyata dia lolos ke Unnes prodi Teknik Informatika lewat jalur undangan.


Agak heran saya tanya lagi. Dia menjelaskan dulu sewaktu mendaftar dia juga tidak yakin kalau bakal lolos SNMPTN, hanya sekedar mendaftar saja.

Dia menambahkan kalau dulu pas mendaftar sempat melampirkan satu piagam penghargaan. Katanya biar ada nilai tambah dimata panitia.

Tidak hanya itu, saya mendapat tips darinya, bahwa berstrategilah saat memilih jurusan di SNMPTN kalau ingin lolos. Satu lagi perhatikan tempat dimana kamu mendaftar, pastikan PTN yang kamu daftarkan tersebut sudah ada mahasiswa yang berasal dari sekolah kamu. Ini penting untuk memberi pesan ke panitia di PTN tersebut bahwa sekolah kamu memang banyak siswa yang pandai yang pantas untuk lolos.

Tentu saja dengan memilih PTN yang sudah terdapat alumni dari sekolah kamu yang menjadi mahasiswa di PTN tersebut akan menjadikan kamu lebih mendapat perhatian dari panitia, terlebih lagi saat mendaftar SNMPTN kamu melampirkan bukti prestasi akademik seperti piagam atau sertifikat penghargaan. Tentu peluang kamu untuk lolos SNMPTN akan semakin lebar.

Tapi tidak ada yang tahu bagaimana sistem penilaiannya karena sistem penilaian di SNMPTN itu misterius. Maka dengan tips diatas mungkin bisa sedikit memberi bukti dan gambaran bagaimana seorang anak SMK yang notabene disiapkan untuk kerja pun bisa merasakan bangku kuliah lewat SNMPTN.

Tips Untuk Anak SMK Yang Mendaftar SNMPTN


Jadi buat kamu anak SMK jangan minder sama anak SMA. Kita sama kedudukannya, pun peluang lolos juga sama. Berstrategilah dalam menetukan jurusan kuliah. Tipsnya saat hendak mendaftar SNMPTN pilihlah jurusan yang serumpun dengan jurusan kamu saat di SMK. Misal di SMK jurusan TKR maka nanti sewaktu SNMPTN bisa memilih prodi Teknik Mesin.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel