Daftar Sekolah Yang di Blacklist SNMPTN 2017

Banyak pihak yang mengingatkan agar sekolah sekolah SMA untuk tidak melakukan aksi curang dengan merubah nilai rapor siswa agar lolos dan diterima di PTN yang diinginkan.

Bila hal ini sampai ketahuan oleh panitia pusat maka sekolah tersebut akan dikenai hukuman dengan dimasukkan kedalam daftar hitam atau blacklist, yaitu semua siswa kelas 12 tidak memiliki kesempatan mengikuti seleksi SNMPTN.


Maka janganlah bermain-main dengan seleksi SNMPTN, karena mereka yang melakukan kecurangan dan ketahuan akan diberikan hukuman blacklist dari panitia pusat SNMPTN.

Dari panitia pusat SNMPTN mengharapkan pada Kepala Sekolah yang dalam hal ini berwenang memasukkan data nilai siswa untuk berlaku jujur dengan tidak melakukan hal yang tidak semestinya. Kepala Sekolah diharap berlaku jujur demi kebaikan siswanya.

Panitia pusat SNMPTN dapat mendeteksi adanya kecurangan yang dilakukan oleh pihak sekolah. Mereka memiliki perangkat lunak yang bisa mendeteksi hal ini.

Hukuman yang diberikan kepada sekolah yang melakukan kecurangan adalah masuk daftar hitam. Hal ini sangat setimpal dengan kepercayaan yang diberikan kepada pihak sekolah namun dikhianati. Tentu sekolah tersebut akan di blacklist.

Sekolah yang di blacklist akan membuat siswanya tidak bisa mendaftar SNMPTN ke PTN tersebut. Namun masih bisa mendaftar ke PTN lainnya.

Perlu diketahui bahwa daftar sekolah yang di blacklist tidaklah diberitahukan secara resmi oleh pihak kampus. Namun dapat diketahui dengan peristiwa siswa dari sekolah tersebut yang semuanya tidak diterima SNMPTN selama beberapa tahun.

Dari kejadian ini semoga dapat menjadikan pelajaran bagi sekolah agar tidak mengulangi perbuatan yang sama di kemudian hari. Karena yang menjadi korban adalah mereka siswa yang tidak tahu apa apa namun harus menanggung hukuman tersebut.

Apa Saja Penyebab Blacklist SNMPTN?


1. Melakukan kecurangan saat meng-entri nilai raport siswa

Seperti poin penjelasan pada poin diatas, entri nilai yang dilakukan tidak jujur akan sangat mudah terdeteksi. Panitia pusat SNMPTN memiliki perangkat lunak khusus yang dapat mengetahui adanya kecurangan.

Setelah ketahuan sekolah yang melakukan perbuatan tersebut akan mendapatkan blacklist dari PTN maupun dari panitia pusat SNMPTN. Hal ini tentu sangat merugikan berbagai pihak, utamanya siswa.

2. Siswa lolos SNMPTN namun tidak melakukan registrasi ulang

Sering terjadi setiap tahunnya ada siswa yang tidak melakukan registrasi ulang SNMPTN setelah diumumkan lolos. Ada berbagai faktor yang mungkin bisa mempengaruhinya.

Diantaranya adalah diterima jurusan pilihan kedua atau ketiga, lalu lebih memilih mengikuti SBMPTN karena tidak sreg jurusan di SNMPTN, dan ada juga yang lebih dulu diterima kuliah ditempat lain.

Hal tersebut sering menjadi alasan dibalik enggannya seorang siswa melakukan registrasi ulang.

Akibat tidak melakukan registrasi ulang akan membuat adik kelas pada tahun berikutnya memiliki kemungkinan masuk daftar hitam mengingat sekolah tersebut sudah tidak mendapat kepercayaan dari PTN terkait.

Pengingkaran kewajiban registrasi ulang akan menurunkan otoritas sekolah dimata PTN. Akibatnya tentu saja pihak PTN enggan menerima siswa dari sekolah tersebut.

Pihak PTN akan lebih memilih sekolah yang dapat dipercaya. Yaitu sekolah yang siswanya selalu melakukan registrasi ulang SNMPTN ketika diumumkan lolos.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel