Ini Dia Alasan Jalur Mandiri PTN Lebih Mahal

Jika tidak lolos seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) maka solusinya adalah mengikuti seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN). Namun bagaimana jika keduanya tidak lolos. Jalan terakhir adalah mengikuti seleksi mandiri di universitas masing-masing.


Namun terkadang masalah justru muncul saat akan mengikuti ujian mandiri. Hal itu terkait dengan isu yang beredar tentang mahalnya biaya kuliah yang harus dibayar jika masuk lewat mandiri. Isu ini sudah lama beredar dari mulut ke mulut yang sudah menjadi fakta rahasia umum.

Sebenarnya apa yang terjadi sehingga biaya jalur mandiri lebih mahal dibanding jalur SNMPTN & SBMPTN.

Ternyata ini dia alasannya. Penyelenggaraan jalur masuk mandiri untuk mahasiswa baru lebih mahal karena biayanya akan digunakan untuk memberi subsisdi silang ke mahasiswa lain yang masuk tidak melalui jalur mandiri, dan ada pula yang beralasan bahwa biaya oada jalur mandiri lebih mahal dikarenakan untuk pembangunan wilayah kampus.

Entah alasan mana yang benar, tetapi itu sudah ketentuan dari universitas masing-masing. Kita tidak bisa ikut campur ketentuan tersebut. Mereka (pihak kampus) bisa saja mempunyai pertimbangan tersendiri terkait biaya itu.

Banyak yang beranggapan bahwa yang masuk melalui jalur mandiri adalah mereka yang berkantong tebal alias orang kaya. Memang tidak salah argumen tersebut, namun faktanya jalur mandiri itu tak hanya diisi oleh mahasiswa dari kalangan mampu, mengingat ada pula mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang masuk melalui jalur tersebut. Lalu apakah ada pengecualian tersendiri dengan mahasiswa yang kurang mampu?

Setelah saya bertanya kepada teman yang kuliah di salah satu kampus ternama di Indonesia, ternyata memang benar biaya di jalur mandiri relatif lebih mahal. Menurut penjelasannya di bilang bahwa biaya yang lebih mahal tersebut dibebankan k kalangan calon mahasiswa yang mampu, sedangkan bagi yang tidak mampu tidak dibebankan.

Dari biaya yang diperoleh tersebut lalu biayanya digunakan untuk memberi subsidi kepada mahasiswa lain yang kurang mampu, termasuk jalur SNMPTN dan SBMPTN.

Langkah subsidi silang tersebut merupakan cara untuk membantu mahasiswa kurang mampu dengan menggunakan subsidi biaya dari mahasiswa yang mampu, yaitu salah satunya melalui penerimaan mahasiswa jalur mandiri.

Oleh karena itu biaya yang harus dikeluarkan jika masuk lewat jalur mandiri lebih mahal.
Namun jangan khawatir bagi mahasiswa yang kurang mampu tetap akan mendapatkan beasiswa, utamanya beasiswa Bidik Misi.

Walaupun kuota beasiswa Bidik Misi pada jalur mandiri tidak sebanyak jalur reguler tetapi ini diharapkan bisa lebih membantu kalangan yang kurang mampu. Jika tidak mendapatkan beasiswa Bidik Misi juga tidak perlu khawatir, pasalnya di sebuah universitas masih ada puluhan beasiswa lain yang bisa diambil.

Jadi kesimpulannya tak perlu khawatir jika kalian masuk lewat jalur mandiri karena masih ada beasiswa yang siap membantu. Tapi tetap usahakan masuk lewat jalur reguler (SNMPTN dan SBMPTN) karena peluang menerima beasiswa Bidik Misi lebih terbuka. Semoga bermanfaat!!!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel