Cara Menghitung Passing Grade SBMPTN Dengan Mudah

Passing Grade adalah batas nilai minimal yang harus dicapai untuk memilih jurusan di suatu Universitas atau Perguruan Tinggi. Cara mengetahui passing grade kita sebenarnya cukup mudah untuk dipelajari. Biasanya passing grade dipakai untuk seleksi SBMPTN. Bagi yang belum tahu apa itu SBMPTN, SBMPTN adalah seleksi yang dilakukan oleh Kemenristekdikti untuk menjaring anak yang pandai yang pantas untuk kuliah di perguruan tinggi negeri. SBMPTN bisa diikuti oleh seluruh lulusan SMA sederajat dan alumni yang batasnya dua tahun setelah kelulusan. Misalnya kamu lulus SMA tahun 2018 maka kamu bisa ikut SBMPTN tiga kali yaitu tahun 2018, 2019, dan terakhir 2020. Jadi kamu yang sekarang gapyear atau alumni yang memutuskan untuk kerja dulu buat nyari uang biaya kuliah tidak usah khawatir karena masih ada kesempatan buat ikut tes SBMPTN lagi tahun berikutnya.


Kembali lagi ke pembahasan cara menghitung Passing Grade SBMPTN dengan mudah , kamu perlu tahu dulu apa itu pengertian SBMPTN. Jadi jika ingin memilih jurusan untuk seleksi SBMPTN, Passing Grade perlu kamu jadikan sebagai pertimbangan utama, namun jangan terlalu tergantung juga dengan Passing Grade.
Passing Grade biasanya dinyatakan dalam bentuk persentase, biasanya berkisar 10% – 50%.

Pada seleksi SBMPTN sub ujian itu dibagi dua mata uji yaitu TKPA dan TKD Saintek atau TKD Soshum. Yang masing masing TKPA dan TKD Saintek untuk yang memilih prodi di rumpun IPA sedangkan TKPA dan TKD Soshum untuk kamu yang memilih prodi di rumpun IPS

Opini yang beredar dikalangan calon mahasiswa/i tentang Passing Grade :

1. Kalau Passing Grade tinggi pasti lulus sbmptn, namun faktanya belum tentu. Karena Passing Grade bukanlah penentu kelulusan kamu pada SBMPTN. Sekali lagi Passing Grade tidak menentukan kelulusan kamu pada SBMPTN. Saya misalkan Kamu ikut SBMPTN dan menghitung Passing Grade ternyata Passing Grade kamu 70%, lalu ada teman kamu namanya Jono yang sama sama ikut SBMPTN memilih prodi dan perguruan tinggi sama seperti yang kamu pilih dan dia mendapat Passing Grade 36%. Setelah pengumuman SBMPTN ternyata Jono lulus ke prodi impiannya namun kamu tidak lulus sbmptn. Mau tahu kenapa kok Jono lulus SBMPTN padahal Passing Gradenya kamu yang menang? jawabannya sederhana saja karena sistem penghitungan SBMPTN menggunakan skor nasional dan bukan hitungan Passing Grade.

2. Percaya Passing Grade yang beredar di lembaga bimbel

Kesalahan fatal yang selalu terulang setiap tahun saat siswa kelas 12 lulus adalah mencari tahu berapa Passing Grade prodi impiannya. Itu salah besar karena hanya membuang waktu dan tenaga hanya untuk memahami sesuatu yang tidak seharusnya dilakukan. Kalau kamu sekedar mengetaui dari lembaga bimbel misalnya cara menghitung Passing Grade SBMPTN Ganesha Operation itu tidak apa-apa, kalau ada ilmu baru diterima. Namun jangan sampai diterapkan ke SBMPTN.

Saya tekankan sekali lagi kamu salah besar kalau bergantung pada Passing Grade. Saya akan memberikan ilustrasi : teman kamu satu kelas ada 40 orang murid, lalu mereka semua hendak mendaftar SBMPTN karena tidak yakin akan diterima SNMPTN. Lalu mendaftarlah mereka ke jurusan yang sama yaitu Teknik Kimia. Dari peserta lain yang mendaftar ke jurusan Teknik Kimia ada 2784 orang. Jadilah 2824 orang tersebut memilih jurusan Teknik Kimia di Perguruan tinggi yang sama.
Setelah tes SBMPTN tinggal pengumuman SBMPTN dan ternyata kamu dan teman sekelasmu tidak ada yang lolos padahal kamu tahu Passing Grade dari bimbel menyebutkan kalau Passing Grade jurusan Teknik Kimia adalah 55% dan passing grade semua teman kelas kamu rata rata diatas 55%. Nah loh kenapa bisa begitu? Ya bisa karena yang di cari dan di pastikan lolos SBMPTN itu adalah siapa yang terbaik dan bukan yang nilainya melebihi Passing Grade. Nah daya tampung prodi Teknik Kimia itu ada 35 kursi, maka yang dinyatakan lolos sbmptn dari 2824 orang yang milih Teknik Kimia adalah 35 nilai tertinggi dari 2824. Tidak peduli kamu jawab benar dan dapat nilai yang tinggi tapi kalo diatas kamu ada nilai yang lebih tinggi dan daya tampung sudah terpenuhi maka kamu harus berlapang dada kalau kamu dinyatakan tidak lolos SBMPTN.

Fakta tentang Passing Grade yang sebenarnya :

1. Passing Grade itu tidak ada
Kalau kita cermat dalam melihat apa yang sudah dahulu terjadi, PTN manapun tidak pernah mengumumkan tentang Passing Grade untuk bisa lolos ke kampus mereka kepada siapapun.

2. Hanya khayalan belaka
Passing Grade adalah sesuatu yang bersifat khayalan. Karena dari poin nomor satu diatas kita sudah dapat menyimpulkan sendiri.

3. Bukan syarat kelulusan dalam SBMPTN
Yang menentukan kamu lulus atau tidaknya dalam SBMPTN yaitu jumlah nilai nasional kamu dan bukan Passing Grade.

Rumus cara menghitung Passing Grade SBMPTN

Perlu diketahui bahwa cara menghitung Passing Grade nilai raport untuk SNMPTN itu tidak ada, yang ada hanya untuk SBMPTN karena SNMPTN tidak melalui tes terlebih dahulu dan hanya menggunakan seleksi raport. Berikut dibawah ini adalah rumus cara menghitung passing grade SBMPTN :


Setelah dihitung Passing Grade kamu saat sbmptn bisa saja diatas Passing Grade tahun lalu namun jangan senang dulu karena nasibmu tidaklah aman. Kenapa begitu? Karena passing grade bukanlah acuan dari panitia sbmptn. Yang menjadi acuan adalah kamu harus jadi yang terbaik diatara yang terbaik. Namun bukan berarti passing grade tidak berguna sama sekali.

Kamu bisa kok memanfaatkan Passing Grade untuk mengukur seberapa jauh kemampanmu memahami soal yang diujikan. Kalau awal awal tryout SBMPTN hanya mendapat nilai kecil, nanti setelah pemahaman materi ditingkatkan lagi ada kenaikan Passing Grade yang cukup signifikan, disinilah peran Passing Grade membantu kamu dalam persiapan materi yang belum dan harus dikuasai terkait target jurusan yang diinginkan.

Pesan saya pribadi untuk adik-adik

Saya sangat berharap dengan adanya penjelasan ini tidak akan ada lagi perdebatan diantara kalian baik di grup Whatsapp, Facebook atau Line tentang kegunaan Pasing Grade. Satu lagi kalian boleh menggunakan Passing Grade dengan tanda kutip hanya digunakan untuk membuat grafik pencapaian tryout sbmptn sebagai bahan evaluasi mana materi yang harus diperdalam lagi. Namun jangan pernah pakai Passing Grade untuk SBMPTN yang sungguhan, tapi kalau masih tetap kekeuh tidak apa- apa itu terserah kalian. Oke sekian artikel cara menghitung Passing Grade jurusan pada SBMPTN ini, semoga bermanfaat!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel